Berbicara dengan Bayi dalam Kandungan

Banyak penelitian yang menyatakan bahwa meperdengarkan musik klasik ke janin dapat membentuk kecerdasan otak. Bagi para muslim, posisi musik klasik sebaiknya diganti dengan murotal Al-Quran. Sebuah kisah nyata dari negeri, seorang anak usia 3 tahun telah mampu menghapal 30 Juz dalam AL-Quran. Alasan dibalik kemampuan luar biasa itu ternyata karena sang ibu selalu memperdengarkan bacaan Al-Quran sejak bayi dalam kandungan. Semua hal itu menimbulkan pertanyaan, apakah bayi sudah dapat mendengar semua suara yang ada di sekitar si Ibu?

Di satu kesempatan, saya didaulat memberikan pendidikan kesehatan mengenai asam folat, sesuai dengan tema skripsi. Di sela penjelasan ada seorang ibu muda yang dengan baik hatinya bersedia sharing pengalaman kehamilan. Ia bercerita bahwa sejak bulan pertama hingga kelima kehamilannya tak luput dari mual dan muntah. Pemeriksaan ke dokter kandungan memberikan informasi yang mengagetkan. Si Ibu didiagnosa mengalami plasenta prefia dan berat bayi sangat rendah. Vonis persalinan secsio (caesar) pun tak terelakkan. Akan tetapi, si ibu bersikeras ingin persalinan yang normal. Semua informasi mengenai plasenta prefia ia cari tahu. Segala macam cara untuk memperbaiki letak plasenta pun ia gali dari berbagai informan. Namun semakin ia banyak tau semakin menakutkan kondisi kehamilannya. Semua dokter mengatakan bahwa persalinan akan tetap dilakukan di atas meja operasi, tak ada pilihan lain. Sampai akhirnya…..

Ada seorang sahabat yang menyarankan padanya untuk ‘berbicara’ dengan si bayi. Setiap habis sholat ia pun berusaha untuk komunikasi dengan janin yang dikandungnya. Ia selalu mengusap perut besarnya dan berkata “Nak, bantu mama ya, ayo kamu bergeser biar plasentanya kembali ke posisi semula”. Cara itu rutin Ia kerjakan hingga di kesempatan pemeriksaan berikutnya diketahui bahwa posisi plasentanya tidak lagi di bawah janin. Allahu Akbar…

Bayi yang kecil itu pun semakin lama semakin menuju berat normal. Si ibu giat makan walaupun harus menahan rasa mual, suami si Ibu muda pun mendukung dengan menyediakan berbagai macam penganan dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan bayi optimal. Sekarang, bersalin normal bukan lagi hal yang mustahil.

 Hal penting yang ingin saya garis bawahi di sini adalah kekuatan doa dan keyakinan. Bukankah Allah berfirman:

“Berdoalah kamu kepadaKu niscaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takabur daripada beribadat dan berdoa kepadaKu, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina.”

Rabbi hablli minasholihiin…..aamiin (“:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s