Bahagiaku…..

Seringkali kesulitan mendefinisikan bahagia, dalam arti makna dan sifat.

Aku tersenyum saat mendapat nilai baik di kelas, itukah bahagia? Padahal di momen yang sama ada teman yang bahkan luluspun tidak.

Hati bergetar saat pujian-pujian  berdatangan, terlebih dari dia yang teristimewakan, tanda bahagiakah? Namun, di saat yang sama hati ternodai dengan kesombongan yang sempat melintas.

Hangat rasanya bisa selalu dengan orang-orang terkasih, memeluk Mommy di sela kesibukannya membersihkan piring-piring kotor. Mencium pipinya di setiap tiba dan pergi dari rumah. Menghujaninya dengan kalimat-kalimat yang menyatakan bahwa aku menyayanginya teramat sangat.

Menanti telepon genggam pribadiku berdering dan mendengar suaranya di seberang, selalu, setiap hari di kala diriku tak kunjung di rumah setelah jam 7 malam.

Hal-hal kecil seperti panggilan lembutnya mengajakku makan sementara diriku dengan cueknya berdiam diri di depan notebook.

Menceritakan semua hal yang terjadi sehari penuh padanya, dari kuliah hingga panasnya politik kampus, dari ilmu-ilmu agama hingga kemenangan Chelsea di Liga Champion.

Menghabiskan waktu berjam-jam berbicara dengannya melalui Skype ketika kami berbeda benua. Atau kebiasaanku di setiap pulang ke rumah diawali dengan salam dan satu kalimat andalan “ Mom, aku lapaaaaar”.

Aku ingin tetap seperti ini, tak peduli usia kepala dua, tiga, atau empat… aku ingin selalu bersamamu.

The love of my life

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s