A Long Journey to Australia #season 1

 

Bismillah…

 it’s been a long time of keeping my blog empty as hole.

H-11 meninggalkan negeri tercinta dan terbang ke negeri Kangguru… both afraid and excited

Semenjak berita keberangkatanku tersebar luas sejagad raya, banyak yang bertanya bagaimana aku bisa mendapatkan kesempatan untuk kuliah di Australia. So, jadi kepikiran untuk menulis secara detail terperinci mengenai proses student exchange ke Charles Darwin University. Because of how long and quite hard the process was…aku akan buat tulisan mengenai A Long Journey to Australia jadi beberapa season ya  (udah kayak Bloody Monday dan Grey’s Anatomy aja).

Season 1 : Innamal a’malu binniyat (segala sesuatu berawal dari niat)

Pertama kali tau ada kegiatan student exchange ke Darwin itu akhir tahun 2010. Seperti yang kalian tau, sebelumnya ada 2 orang mahasiswi FIK 2007 yang ke sana (Kak Fera dan Kak Mariska). Nah dari merekalah kemudian aku mendapatkan banyak informasi. Awalnya biasa saja…hehehe, keinginan untuk keluar negeri memang besar tapi dasar tipe plegmatis…ambisi nya kurang. Alhamdulillah Allah pertemukan aku dengan seorang sahabat yang begitu besar pengaruhnya dalam memberikan asupan motivasi dan semangat, sahabat itu bernama Ruby Larasati, si cantik yang multi talented. Berdua kami merancang sebuah misi : aku menyebutnya Misi 2011, Mengejar Cita dan (cinta) siapa tau ketemu jodoh  di sana :p (yang terakhir becanda).

Hal pertama yang dilakukan adalah :

  1. Mengontak Kak Fera dan Kak Mariska. Bertanyalah pada ahlinya, kami benar-benar memegang prinsip itu, jadi langsung deh kedua Kakak cantik itu kami recoki dengan sms seputar info student exchange. Dari Kakak” tersebut kami diberitaukan step by step proses seleksi student exchange, yaitu ; mengunjungi International Office di Rektorat dan bertanya apakah seleksi CDU sudah ada (hah, UI punya IO?? Baru tau), test TOEFL (usahakan di atas 550), buat surat rekomendasi Dekan, buat pasport.
  2. Berkunjung ke IO. Kantor IO adanya di lantai 1 rektorat, di sana temui Mba Meita, Mba cantik dan baik hati ini yang kemudian akan membantu kalian selanjutnya. Ternyata belum ada info dari CDU, bahkan Mba Meita menyarankan kami untuk lebih banyak bertanya ke Kak Fera n Kak Mariska karena mereka yang lebih banyak tau (nah lho), tapi Mba Meita menyuruh kami untuk gabung dengan milist IO (milist ini sangat membantu, semua informasi berasal dari sini, jadi ayo pada gabung. Cari aja di yahoogroups : INTERNATIONALOFFICE, dijamin ketemu (kalo emang jodoh :p) Insha Allah.
  3. Buat surat rekomendasi Dekan. Subhanallah deh proses ini, yang namanya birokrasi ya, njelimet, diputar sana-sini, kayak bola bekel banget deh…sabar sabar…tapi alhamdulillah akhirnya bisa juga dapat tuh rekomendasi Dekan dan academic record, keduanya berbahasa Inggris. Kalo mau nih bisa unduh disini.
  4. Setelah itu aku dan si cantik Ruby mulai ke LBI, bertanya tentang biaya dan jadwal test TOEFL. Biaya dan jadwal lengkapnya bisa dilihat disini. Karena belum pernah test TOEFL dan sama sekali gak pede sama kemampuan bahasa Inggrisku (parah, English Teacher tapi gak pede, jangan sampai dibaca murid”ku deh nih :D) so kami ambil yang prediction dulu, buat pemanasan. Niatnya walaupun Cuma prediction tetap harus belajar dong, tapi dasar emang pemalas…..las…las…sama sekali gak nyentuh buku Bahasa Inggris. Hingga hari H tiba, dung…dung..dung.. I Flunked in listening…as always (gimana nanti di Darwin ya L ). Hasilnya hanya 513. Belum sesuai target…yasudah masih ada waktu..langsung daftar yang ITP…test…dan alhamdulillah 557 kuraih ngepas…pas…pas banget bonus 7 point aja.

Setelah itu….tunggu IO mengumumkan bahwa sudah ada seleksi CDU deh…oh iya semua proses di atas aku kerjakan di Bulan Januri-Maret. Semua syarat sudah di tangan, Rekomendasi Dekan, Academic Record, CV, TOEFL ITP. Selebihnya…..rajin-rajin buka email aja ya ^^ sekian dulu

 

3 thoughts on “A Long Journey to Australia #season 1

  1. mantep banget, kak difi. ^^
    perjuangan keras yang berbuah manis.
    Semangat buat belajar disananya ya, kak..
    Oiya, kakak jdinya nunda kuliah atau nggak, kak?

  2. kemungkinan besar nunda satu semester De, tapi ga papa jadi punya kesempatan untuk sekelas sama kamu, hehe
    aamiin, makasih ya… aku titip BSOP😀

  3. Wah, subhanallah sekali kak difi.. *.*
    kalo boleh tau biaya tes toefl+prediksinya berapa k? terus prosesnya berapa lama ya sampai dapat hasil di LBI?
    btw, yang ada tulisannya “unduh disini” g bisa diunduh k.. boleh dong di share :p
    Makasih banyak yaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s