16 Days Trip to GMT +3

“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan” QS. 67:15.

Perjalanan 16 hari kali ini telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Mulai dari cari” info tentang Umroh Backpacker, gabung di grup WA nya, beli tiket promo Saudia Airlines, buat passport untuk Hazem, sampai perbekalan ilmu tentang umroh dengan bayi.

Persiapan matang tentu harus dilakukan mengingat ini akan jadi perjalanan pertama Hazem ke luar negeri dan perjalanan pertama pula untuk saya berkunjung ke daerah yang suhunya jauh di bawah suhu di Indonesia. Walaupun bulan April sudah memasuki musim semi, udara tetap terasa dingin. Setidaknya winter coat dan long jhon harus tetap dipakai. Gimana dengan bayi ya? huuu…lumayan bikin deg-deg ser.

Belum lagi perjalanan di pesawat yang berjam-jam. Total ada 6 penerbangan yang kami lakukan kemarin. 2,5 jam CGK-KLIA, 8 jam KLIA-JED, transit 7 jam JED, 3 jam JED-ISTANBUL, 1jam ISTANBUL-Kayseri, dan 9 jam JED-CGK. MashaaAllah, tabarakallah…di semua penerbangan itu hazem mostly tidur. Sesekali bangun untuk berganti posisi atau mimi. Bayangan keriweuhan selama di pesawat yang sempat muncul sebelum keberangkatan sama sekali tak terjadi. Makasih naaak…shalih ummi. ^^

Duh, lama ga nulis blog kok buntu ya…sebuntu pas nulis thesis dulu, wkwkw.

Biar gampang, posting cerita di tiap photo aja kali ya…silahkan menikmati.

IMG_20180331_082352

photo di Malindo air, penerbangan ke Kuala Lumpur. kami melakukan penerbangan pagi jam 05.25. Jadi berangkat dari rumah jam 3 pagi. Hazem digendong pas masih bobo…sepanjang perjalanan pun terus bobo. sesampainya di Terminal 2 CGK baru terbangun. gak lama setelah photo ini diambil pun dia lanjut bobo sampai tiba di Malaysia. ^^

 

IMG_20180331_124722Di saat jamaah lain memutuskan keliling Kuala Lumpur, foto-foto di Petronas, kami lebih memilih check in di Tune Hotel KLIA 2 yang menyediakan day room. Kamar yang bisa disewa hanya untuk 12 jam, dari jam 7 pagi hingga 7 malam. Di sini Hazem bisa mandi, bisa melanjutkan bobo dan dapat free meal juga seperti foto di samping.

 

IMG_20180331_191101Penerbangan 8 jam dengan Saudia Airlines dimulaiii… lagi-lagi…setelah take off Hazem bobo full hingga sampai di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Setelah melewati Imigrasi dan segala pemeriksaan lainnya. Kami segera mencari spot enak buat istirahat. Bandaranya tidak terlalu besar, padahal banyak penerbangan Internasional yang transit di sini.

akhirnya,,,Turkiii…setibanya di iSTANBUL, kami segera diajak berkeliling kota mengunjungi istana topkapi, haghia sophia dan blue mosque yang terkenal itu… suhu dingin mulai terasa terlebih angin yang berhembus kencang…bener-bener terasa sedang di Eropa.

This slideshow requires JavaScript.

 

Advertisements
Posted in Uncategorized

Thank You Allah

pernahkah kamu merasa bahwa Allah SWT begitu baik pada dirimu, Maha Baik, hingga kamu malu?

malu karena syukurmu masih terbatas

malu karena ibadahmu tak juga berkualitas

Aku sering…selalu…merasa kalau Allah SWT teramat baik pada hamba-Nya yang dhaif ini.

setelah ‘tahun kehilangan’ di 2015 lalu, Allah dengan cepatnya menghadirkan orang baru dalam hidupku di tahun berikutnya. seseorang yang tidak menggantikan, karena yang hilang takkan tergantikan. namun, Ia mampu mengisi ruang-ruang hidupku dengan kebahagiaan, canda, tawa, senyum.

di tahun berikutnya, 2017, Allah SWT kembali menghadirkan satu sosok yang padanya aku jatuh cinta sejak pandangan pertama. yang senyumnya menentramkan, yang tangisnya tak melemahkan, yang dalam tidurnya ada keharuan.

‘maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kan kau dustakan.”

Thank You Allah for your blessings on me

Posted in Uncategorized

Menjadi Wanita Paling Bahagia

Aku hanya ingin tersenyum saat menerima rapor amal di padang mashar nanti…

Bertemu dengannya dan Dia…

Biarlah terasingkan di dunia fana ini…

Bukankah kita akan sendiri…

Cukup mencinta pada yang hak…

Cukup mendamba pada yang Esa…

Pada-Nya bukan padanya.

 

Posted in Uncategorized

27 Tahun

Bismillah….

Di hari jadiku yang ke 20, ada kado istimewa dari si ‘partner Brother Complex”, Bang Ade Iskandar. Kado istimewa itu bukan gadget terbaru atau sekotak cokelat yang biasa kuterima dari kakak atau abang yang lain melainkan sebuah surat elektronik yang berisikan kisah-kisah tokoh Islam di masa mudanya. Beberapa kisah yang dirangkum dalam tulisannya menyebutkan bahwa pemuda-pemuda islam itu telah banyak berkontribusi untuk islam bahkan sebelum usia mereka 20 tahun:

  1. Usamah bin Zaid 18 tahun. Memimpin pasukan yang anggotanya adalah para pembesar sahabat seperti Abu Bakar dan Umar untuk menghadapi pasukan terbesar dan terkuat di masa itu.
  2. Sa’d bin Abi Waqqash 17 tahun. Yang pertama kali melontarkan anak panah di jalan Allah. Termasuk dari enam orang ahlus syuro.
  3. Al Arqam bin Abil Arqam 16 tahun. Menjadikan rumahnya sebagai markas dakwah Rasul Shallallahu’alahi wasallam selama 13 tahun berturut-turut.
  4. Zubair bin Awwam 15 tahun. Yang pertama kali menghunuskan pedang di jalan Allah. Diakui oleh Rasul Shallallahu’alaihi wasallam sebagai hawari-nya.
  5. Zaid bin Tsabit 13 tahun. Penulis wahyu. Dalam 17 malam mampu menguasai bahasa Suryani sehingga menjadi penterjemah Rasul Shallallu’alalihi wasallam. Hafal kitabullah dan ikut serta dalam kodifikasi Al Qur’an.
  6. Atab bin Usaid. Diangkat oleh Rasul Shallallahu’alaihi wasallam sebagai gubernur Makkah pada umur 18 tahun.
  7. Mu’adz bin Amr bin Jamuh 13 tahun dan Mu’awwidz bin ‘Afra 14 tahun. Membunuh Abu Jahal, jenderal kaum musyrikin, pada perang Badar.
  8. Thalhah bin Ubaidullah 16 tahun. Orang Arab yang paling mulia. Berbaiat untuk mati demi Rasul Shallallahu’alaihi wasallam pada perang Uhud dan menjadikan dirinya sebagai tameng bagi Nabi.
  9. Muhammad Al Fatih 22 tahun. Menaklukkan Konstantinopel ibu kota Byzantium pada saat para jenderal agung merasa putus asa.
  10. Abdurrahman An Nashir 21 tahun. Pada masanya Andalusia mencapai puncak keemasannya. Dia mampu menganulir berbagai pertikaian dan membuat kebangkitan sains yang tiada duanya.
  11. Muhammad Al Qasim 17 tahun. Menaklukkan India sebagai seorang jenderal agung pada masanya.

Kebetulan ada yang milad ke 27 tahun hari ini, aku coba melakukan hal yang sama dengan merangkum hal-hal yang jadi anggapan banyak orang tentang usia 27 tahun. Namun, ternyata dari hasil berselancar di dunia maya,27 tahun didentikkan dengan hal-hal yang kurang baik. Nah lho???! (ini mah ga bisa jadi kado).

  1. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Professor Timothy Salthouse dari Universitas Virginia, ruang visualisasi dan kecepatan otak mengalami penurunan di penghujung usia 20an, dimulai saat usia 27 tahun.
  2. Emma Godlen dalam artikelnya yang berjudul “9 Depressingly Real Reasons Why 27 is Your Crisis Year” menyebutkan bahwa usia 27 tahun adalah awal dari sindrom late 20’s di mana kebanyakn orang baru sadar akan kehidupan yang mereka jalani dan seringkali mengalami “full blown panic attack” akibat dari peralihan masa muda ke dewasa.
  3. Di dunia permusikan terdapat istilah 27 club yangmerupakan kumpulan musisi-musisi terkenal yang meninggal di usia 27 tahun seperti Kurt Cobain, Jim Morisson, Amy Winnehouse, dll (btw mereka siapa ya? ga ada yang aku kenal).

Beneran nih tidak ada berita positif sedikitpun dari usia 27 tahun?. Tentunya tidak, banyak hal yang baik terjadi di usia 27 tahun. Misalnya, kisah Mba Debby Novita Andriani yang menjadi Lurah Tanjung Barat, Jakarta Selatan dan Sister Aida Hadzalic, seorang wanita muslim Bosnia yang menjadi Menteri Pendidikan Swedia di usia 27 tahun. Mas Nicholas Saputra pun mengatakn dalam dialognya di Film 3 hari untuk selamanya “Di saat usia 27 tahun, manusia akan dihadapkan dengan keputusan penting yang akan mengubah hidupnya.”

as for me, age is just a number…mau itu 27, 28, 29, dan seterusnya tetap sama fungsinya yaitu untuk beribadah dan meraih ridho Allah. Bertambahnya usia berarti berkurang jatah hidup di dunia dan semakin dekat pada kematian. Tidak perlu menunggu satu tahun hingga berulangnya hari kelahiran, setiap pagi yang berganti pun menunjukkan semakin dekatnya kita pada kematian. Maka selayaknya pagi yang berganti diiringi dengan semangat yang semakin menggebu, semangat untuk berbuat baik, semangat untuk beribadah, semangat berilmu, semangat berislam, dan semangat untuk meraih ridho-Nya.

Tak peduli fungsi otak yang menurun, full blown panic attack yang menyerang, atau peralihan ke adulthood yang mengkhawatirkan, yuk kita jalani bilangan tahun ke depan, yang tidak kita tau batasnya, dengan semangat. SEMANGAT! ^^

Posted in Uncategorized

Cinta

Cerita dan bayangan tentang mu selalu mengaktifkan kelenjar lakrimalku.

Bukan, bukan pilu tapi rindu. 

Posted in Uncategorized

PMS

Akhir-akhir ini lini masa facebook diramaikan dengan postingan tentang ibu rumah tangga versus ibu bekerja. Masing-masing kelompok saling membeberkan sisi positif dari peran yang mereka jalani dan secara tidak langsung mengganggap negatif ‘lawan’nya. Padahal sejatinya setiap manusia punya peran dan pilihan yang berbeda. Seperti yang dituliskan senior di UI, Mba Jayaning Hartami, banyak ibu bekerja yang merelakan waktu istirahat mereka untuk bangun lebih awal menyiapkan keperluan suami dan anak. Di saat yang sama, banyak ibu rumah tangga yang dengan kreatifitasnya mampu membantu ekonomi keluarga tanpa harus meninggalkan rumah. Karena kita tidak tau apa-apa yang setiap orang sedang perjuangkan, maka janganlah lidah ini dengan mudahnya berkomentar buruk. Don’t judge people! You never know what kind of battle they are fighting.

So, mau ambil peran yang mana Di? hmm… yang paling diridhoi ‘partner’ dalam mendidik anak. Karena ridho Allah ada pada keikhlasannya.

“Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata dia, “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulallah, siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang wanita? Beliau menjawab: “Suami wanita itu.” Aku bertanya lagi: “Siapakah yang paling besar haknya atas seorang laki-laki?” Rasulullah menjawab: “Ibu laki-laki itu.” (Hadis Riwayat Imam Hakim, dalam kitab Al Mustadrak jilid 4 halaman 150).

well, apapun pilihannya nanti, mempersiapkan diri untuk menjadi wanita yang sehat, kuat, dan cerdas jauh lebih penting. Because being a mother is the toughest job you’ll ever love. ^^

Posted in Uncategorized

Pray for The World

What’s happened to the world today is seriously heartbreaking. People lost their houses, families, friends, and even freedom. Some of them even were killed by their own government, the one who’s supposed to protect his people.

I just watched a footage of a 5 year old Syrian refugee in Turkey who sells tissues on the streets of Turkey to help her family survive. She was absolutely shaken when she saw a man in uniform (police) coming towards her. At such a young age she has suffered a psychological trauma toward “military dress”.

Nobody wants to live their houses unless other place is safer. Eventhough they have to cross the sea on a small boat and face the possibility of drowning, they just need to go.

Hi Cinta, my life has been so colourful and meaningful lately. Alhamdulillah. But others’ may not be. World is sick. Most of its residents are….

Pray for this world, as in here humanity is at its lowest point.

Posted in Uncategorized

Hi Dad, You Know I Love You Right?

Hari ini tanggal 12 November, Google dan Facebook dengan baik hatinya mengingatkan bahwa hari ini diperingati sebagai hari ayah. Sebagai pengguna setia Google dan Facebook, aku tidak boleh ketinggalan berkontribusi setidaknya melalui tulisan ini. (Ngomong apa sih Di? :p)

Ayahku…sepertinya beliau punya kemampuan membaca pikiran putrinya ini. Beberapa kali Ayah membelikanku barang yang saat itu sangat kuinginkan walau diriku tidak pernah memintanya secara langsung.

Satu kali aku ingin sekali belajar piano entah itu mengikuti kelas secara khusus atau belajar otodidak. Keinginan ini tidak pernah tersampaikan karena aku paham sekali bahwa keluarga kami tidak terlalu menyenangi musik. Namun,one day out of nowhere (ini apa bahasa Indonesianya?) Ayah pulang dari bepergian dengan sebuah benda terbungkus kardus yang cukup besar untuk dibawa seorang diri. Setelah dibuka, kamu tau apa isinya? A BIG KEYBOARD.

Kasus lainnya saat aku di kelas 1 sekolah menengah pertama. Saat itu, pertama kalinya hijab menjadi pakaian yang wajib menempel di kepalaku setiap kali harus bepergian. Melihat teman-teman perempuanku mengenakan celana jeans, aku pun tertarik untuk mempunyai benda itu. Only one pair is enough. Tidak meminta yang membentuk tubuh kok, toh aku belum baligh juga saat itu. Namun, kali ini pun aku tidak sampai hati menyampaikan keinginan tersebut pada siapapun. Gak siap diceramahin sama abang dan kakakku. Esok harinya, tiba-tiba ayah mengajakku bicara dan bertanya apakah aku mau dibelikan celana jeans…WHAT? How do you know Dad?. Jadilah aku dibekalinya beberapa ratus ribu rupiah untuk membeli dua pasang celana jeans (Yang akhirnya hanya kupakai dua kali karena ada yang protes ^^).

Sampai saat ini aku tidak pernah tau jawaban dari misteri ini. How did my Dad figure out all those requests?. Hipotesis pertama kemungkinan karena rasa ingin itu teramat besar hingga tanpa sadar aku mengatakannya di kala tidur dan terdengar olehnya. Bisa Jadi. 😀

Yang kutahu, He just loves me and tries his best to fulfill all my needs. He has his own way to show his love and I know it. Siapa lagi yang bersedia menungguku di teras depan hanya untuk membayarkan ongkos ojek yang kutumpangi. Siapa lagi yang selalu mengisi penuh tank bensin varioku. Siapa lagi yang aku panggil setiap kali ada masalah yang sifatnya tekhnis. Siapa lagi yang siap mengantar jemputku ke manapun aku mau. Siapa lagi yang kan kumintakan restu dan izinnya untuk menempuh kehidupan yang baru.

Though I rarely tell you that I love you which is unfair since I stated it all the times to Mom. You know I love you right?.

Posted in Uncategorized

My Favourite Lecturer

Akhirnya sekarang punya jawaban untuk pertanyaan “Siapa guru atau dosen yang paling kamu sukai dan membekas di hati?”. Jawabannya adalah Professor Arief Rahman……..

Siapa yang tidak kenal beliau? tokoh pendidikan yang sering diundang sebagai pembicara di berbagai kesempatan, nasional dan internasional. Selama ini aku mengenal dan melihatnya sebatas dari layar kaca. Siapa sangka akhirnya punya kesempatan untuk menjadi mahasiswanya dan mendengarkan kuliahnya selama 2 jam tanpa bosan. Alhamdulillah.

Beliau berkesempatan mengajar mata kuliah The Phylosophy of Science untuk mahasiswa program magister pendidikan bahasa Inggris. Awalnya, aku pesimis ketika melihat jadwal kuliah dan mendapati akan belajar filsafat. Dalam bayanganku, filsafat akan penuh dengan teori-teorinya Karl Marx, Nietsche, Socrates, dll… -siap-siap dicuci otak aja Di, harus perkuat iman- begitu pikirku. Namun kenyataannya, imanku bertambah selama mengikuti mata kuliah ini. Bagaimana tidak, Prof Arief selalu menekankan pentingnya membesarkan keagungan Allah. Bahwa segala ilmu di dunia ini bersumber dari Yang Maha Kuasa. Belum lagi mendengarkan kisahnya menapaki dua tempat yang paling suci di dunia ini, Mekkah dan Yerusalem (Betlehem). Ah, ingin segera ke sana. Beliau pun satu-satunya dosen yang mewajibkan kelas selesai sebelum azan maghrib berkumandang. “Walaupun jadwalnya selesai jam setengah 7 saya tetap akan membubarkan kelas sebelum Maghrib. I need to pray. Tidak peduli dengan Ibu Ratna (KaProdi PMPBI), saya lebih takut sama Allah.” kilahnya. JUARA!

Sejak hari pertama kuliah beliau sudah meninggalkan kesan mendalam. Beliau sangat disiplin dengan waktu. Datang 15 hingga 20 menit lebih awal dari jam kuliah, hanya untuk berbagi cerita dengan mahasiswanya. Di awal pertemuan, beliau meminta semua mahasiswa mengeluarkan agenda dan mencocokkan jadwal kuliah hingga akhir pertemuan. Menjelaskan bahwa pada tanggal-tanggal tertentu beliau akan tidak hadir karena tugas negara ke Paris, Perancis. Sangat amanah dengan janji. Selain tanggal-tanggal yang sudah dipastikan akan absen, beliau selalu hadir tepat waktu, bahkan sebelum waktunya.

Caranya menyampaikan materi dengan ilustrasi-ilustrasi yang mudah dipahami sangat mengesankan. Tak jarang beliau mengambil contoh tentang keseharian, hubungan suami istri dalam rumah tangga misalnya. Seringkali, aku merasa sedang berada di seminar pra nikah daripada kelas Filsafat Ilmu. Bahkan, beliau berjanji untuk hadir dan menjadi penasehat pernikahan setiap mahasiswanya, jika tidak berhalangan dan lokasinya di Jakarta. Oke, aku tunggu ya Pak! ^^

JIka mengingat usianya yang sudah lebih dari 70 tahun namun masih berkontribusi banyak untuk masyarakat rasanya malu jika diri ini masih suka mengeluh dengan kegiatan yang belum seberapa banyaknya.Belum lagi, kisahnya di masa muda yang keluar masuk penjara karena menyuarakan kebenaran. Benar adanya, semakin berilmu seseorang, semakin bermanfaat dirinya.

Satu hal lagi, sepertinya beliau sangat mencintai istrinya. Satu kali dia mengatakan bahwa alasan ada cincin di tangan kanannya bukan karena ikut-ikutan demam batu akik melainkan karena cincin itu pemberian dari orang yang istimewa, Sang istri. Sweet.

Banyak sekali kata-kata beliau yang membekas di hati. Namun satu yang masih kuingat dengan jelas. Bahwa kehidupan di dunia ini tidak bisa dibeli dengan materi.

You can buy bed, but you can’t buy sleep.

You can buy food, but you can’t buy appetite.

You can buy medicine, but you can’t buy health.

You can buy leisure, but you can’t buy peace.

You can buy house, but you can’t buy home.

Posted in Uncategorized

Kolary

I dreamt of you last night.

I hold you tight and said “I miss you so much”

And you replied “Jaga kesehatan Dian”

Posted in Uncategorized